Yayasan Al-Irfan
Dauroh Mentor 2009
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillah, bulan Juni-Juli 2009 Yayasan Al-Irfan telah mengadakan dauroh mentor untuk teman-teman Rohis SMA Negeri 8 Jakarta angkatan 44 (2010). Kegiatan ini dibagi menjadi beberapa rangkaian. Pertama, motivasi yang diadakan di Gedung Riyadhush Shalihin. Kedua, evaluasi penugasan di Masjid Darul Irvan. Terakhir, acara puncak di Cluster FIB UI.
Alhamdulillah semua berjalan lancar. Terima kasih kepada panitia dan peserta yang mengikuti kegiatan ini. Semoga bermanfaat
Song For Gaza
WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)
(Composed by Michael Heart)
Copyright 2009
A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive
They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right
But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Ushul Isyrin (20 Prinsip dalam memahami Islam)
Berikut ini adalah teks dari 20 prinsip yang dihimpun oleh Syaikh Hassan Al-Banna rahimahullah. Prinsip ini bukanlah hal yang baru dalam Islam, akan tetapi merupakan perspektif Hassan Al-Banna mengenai bingkai bagi pemahaman Islam yang komprehensif dan keluasan khazanah intelektual dan peradaban islam itu sendiri. Bila kita selami kedalamannya maka ia menghasilkan syarah yang sangat panjang (telah terdapat berbagai buku yang mensyarah 20 prinsip tersebut) dan terasa mewakili berbagai pembahasan tentang islam dari berbagai macam pemikiran yang telah berkembang. Dr Yusuf Qardhawy bahkan menempatkan 20 prinsip ini sebagai prinsip yang bisa diterima bersama dan hendaknya dijadikan titik tolak oleh berbagai macam gerakan islam (baca : Menuju Kesatuan Fikrah Aktivis Islam, buku yang ditulis Dr. Yusuf Qaradawy).
Adapun dalam risalah ta’alim untuk aktivis gerakan Ikhwanul Muslimin (ataupun yang mengadopsi prinsip-prinsipnya), 20 prinsip ini menjadi bingkai yang wajib dipahami oleh setiap kadernya. Ia merupakan bagian dari penjelasan rukun “al-fahmu”, sehingga adalah suatu kesalahan memahami al-fahmu tanpa memahami 20 prinsip ini, sebagaimana yang dijadikan alasan oleh sebagian aktivis untuk menolak sesuatu tugas/amanah dakwah, seolah sekarang al-fahmu berarti : dapat ia terima menurut akalnya sendiri, padahal tidak hanya demikian. Prinsip inilah yang menjadi ruh dari pilar komitmen pertama seorang aktivis dakwah sebelum memahami permasalahan lain secara lebih detail dan juga sebelum melangkah menuju pilar-pilar komitmen berikutnya.
Silakan membaca isi dari 20 prinsip ini.
baca selengkapnya >>>
SMA 8 Kebanjiran
Foto di detik.com, SMA 8 kebanjiran:
http://foto.detik.com/readfoto/2009/01/14/092910/1068021/157/1/sma-8-kebanjiran
Jari dan Kehidupan Manusia
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Bismillahirrahmanirrahim
Beberapa hari yang lalu, saya mengikuti pertemuan pengajar baru di sebuah bimbingan belajar. Salah satu pengisi pertemuan tersebut menyisipkan intermezzo di sela-sela materi yang ia sampaikan ketika itu. Intermezzo yang ia sampaikan tentang jari dan kehidupan manusia.
Kehidupan manusia dari sejak lahir hingga tua dapat dianalogikan dengan jari-jari tangan kita. Perjalanan hidup tersebut dapat dianalogikan mulai dari jari kelingking, jari manis, jari tengah, jari telunjuk, dan ibu jari.